Thursday, November 13, 2008

Gentoo: Pembuat Patch Kesiangan

Akhirnya ada juga kejadian lucu terkait gentoo (biasanya kan selalu serius), tepatnya hari ini sebelum memulai jam kantor, sempet-sempetnya aku mengupgrade gentoo di neo-venom dengan koneksi 3G ala kadarnya.

(emerge --sync ; emerge -uf world; emerge upv world),

di saat proses kompilasi wine terbaru (wine-1.1.8) gagal, dan menampilkan pesan error seperti berikut:


parser.y:320: error: expected ';' before '}' token
make[2]: *** [parser.tab.o] Error 1
make[2]: Leaving directory
`/var/tmp/portage/app-emulation/wine-1.1.8/work/wine-1.1.8/dlls/jscript'
make[1]: *** [jscript] Error 2
make[1]: Leaving directory
`/var/tmp/portage/app-emulation/wine-1.1.8/work/wine-1.1.8/dlls'
make: *** [dlls] Error 2
*
* ERROR: app-emulation/wine-1.1.8 failed.

maka dengan bergegas  aku segera membuat patch-nya, toh ini cuma keteledoran programmer saja (kurang ";" pada skrip) serta tidak memakan waktu untuk membuatkan patchnya (kecuali menunggu proses kompilasi wine yang memakan waktu relatif lama, untuk konfirmasi pacth), setelah terbukti bekerja maka dengan semangat 45, serta tanpa menghiraukan jam kerja yang sudah tiba (diatas jam 9 WIB), aku kemudian memposting bug berklasifikasi rendah ini beserta patch-nya ke bugs.gentoo.org disertai keyakinan bahwa belum ada yang memposting bug ini (hasil searching wine-1.1.8).

Alhasil beberapa menit berselang, sebuah email masuk dari bugzilla-daemon yang memberitakan bahwa bug yang aku laporkan itu duplicate bug , yang artinya bug ini telah dilaporkan terlebih dahulu oleh individu lainnya bebarapa saat/hari sebelumnya. Hal ini akan relatif sering terjadi dengan metoda "portage" pada gentoo serta kebebasan bereksplorasi dengan skrip dan pemaketan, akan membuat bug lebih cepat di temukan dan diperbaiki.

Dan jadilah hari ini aku sebagai sang "Pembuat patch kesiangan". :lol:

3 comments:

  1. @ordinareez: tengkyu, dan tetep aja gw selalu telat.. hehehe,- no problemo lah :)
    @anton: thx dah mampir kalo gitu :), kabar baek neh..

    ReplyDelete