Showing posts sorted by relevance for query neo-venom. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query neo-venom. Sort by date Show all posts

Thursday, June 04, 2009

Linux kernel exploit are sold out!

3 comments
Gw baru nyadar setelah baca tulisan antox disini tentang bertebarannya linux kernel exploits dalam rentang waktu 1 bulan ini, walau itungannya agak telat gw bacanya, gw cuma nyadar 1 exploit  terbaru dan itupun terbilang info dari antox juga saat sgrakkyu membahas tentang celah pada implementasi SCTP pada kernel yang "divonis" hanya menyebabkan DOS, tetapi berakibat remote exploitable. Baiklah, tidak usah bahas ketidak-uptodate-an gw terhadap ranah security akhir-akhir ini , karena gw punya banyak alasan dan alibi untuk membantah dan men-somasi ulang :)

Dari 6 buah exploit yang terbaris di list teratas "linux kernel exploit" di situs milw0rm, gw segera mendownload kelimanya, bah kenapa hanya  5? karena untuk SCTP gw sudah pernah mencobanya dan juga gw sudah yakin dengan konfigurasi kernel gw yang SCTP-nya belum gw implementasikan di kernel gw.

ammar@venom ~/pentest/local $ uname -a
Linux venom.arachn.ids 2.6.27-gentoo-r7 #1 SMP Tue May 26 13:53:14 UTC 2009 i686 Genuine Intel(R) CPU T2300 @ 1.66GHz GenuineIntel GNU/Linux



ammar@venom ~/pentest/local $ ls
8369.sh  8478.sh  8572.c  8673.c  8678.c
ammar@venom ~/pentest/local $ chmod +x *

ammar@venom ~/pentest/local $ ./8369.sh
suid_dumpable=0 - system not vulnerable!

ammar@venom ~/pentest/local $ ./8478.sh 9230
suid.c: In function 'main':
suid.c:3: warning: incompatible implicit declaration of built-in function 'execl'
suid.c:3: warning: missing sentinel in function call
sh-4.0$ id
uid=1000(ammar) gid=100(users) groups=4(adm),10(wheel),11(floppy),18(audio),19(cdrom),20(dialout),26(tape),100(users),444(plugdev),1001(truecrypt)
sh-4.0$

ammar@venom ~/pentest/local $ ./8572 9230
[-] Error: /tmp/run does not exist, please create it
ammar@venom ~/pentest/local $ touch /tmp/run
ammar@venom ~/pentest/local $ ./8572 9230
ammar@venom ~/pentest/local $

ammar@venom ~/pentest/local $ ./8673
[+] EIP - 0xb7e5bb1f
[+] Waiting for root...
[-] Damn no r00t here :(
ammar@venom ~/pentest/local $

Dan ternyata dari kelima eksploit tersebut 4 buah eksploit gagal memberikan root, dan 1 eksploit gagal di kompile, seluruh ujicoba dilakukan dengan tanpa perbaikan pada eksploit dan proses kompilasi, artinya apabila secara default dikomputer saya tidak terinstall library tertentu, atau tidak memenuhi kondisi khusus dari eksploitasi, hal itu dianggap bahwa secara default (konfigurasi) neo-venom relatif aman terhadap kelima buah eksploit tersebut.

Mari kita bahas eksploit pertama, eksploit 1 (8369.sh), eksploit ini secara default tidak akan bekerja, karena apa? karena eksploit ini memerlukan  "/proc/sys/fs/suid_dumpable" untuk di set 1 atau 2, sedangkan defaultnya adalah 0,

venom local # cat /proc/sys/fs/suid_dumpable
0
venom local # echo "1" > /proc/sys/fs/suid_dumpable
venom local # cat /proc/sys/fs/suid_dumpable
1

dan apabila dilakukan eksploitasi ulang

ammar@venom ~/pentest/local $ ./8369.sh
logrotate installed, that's good!
Compiling the bash setuid() wrapper...
Compiling the exploit code...
Setting coredump limits and running the exploit...

Successfully coredumped into the logrotate config dir
Now wait until cron.daily executes logrotate and makes your shell wrapper suid

The shell should be located in /tmp/.m - just run /tmp/.m after 24h and you'll be root

Your terminal is most probably screwed now, sorry for that...

Dan ternyata setelah 24 jam shell (.m) tersebut tidak memberikan root :p, walaupun ga perlu menunggu waktu dua jam, cukup dengan hanya membandingkan hasil "ls -al" sudah memberikan jawaban, dan karena misi kali ini cuma mencoba eksploit tanpa mempatch exploit, jadi exploit ini di nilai tetap gagal (2 kali gagal) di neo-venom.

ammar@venom ~/pentest/local $ /tmp/.m
ammar@venom ~/pentest/local $

Selanjutnya, eksploit kedua (8478.sh) dan ketiga (8572.c) mengeksploitasi UDEV dengan versi dibawah 141, dan karena udev yang gw miliki adalah 141, jadi eksplotasi ini hanya men"spwaning shell", tetapi tidak meng'escalate priveledge' dari user menjadi root, sekali lagi gw tegaskan, gw tidak mem"pacth" eksploit ini, sebagai contoh memperbaiki error dari eksploit tsb, karena tujuan dari penulisan ini adalah maen eksekusi aja suatu skrip dengan kiddo style :P.

Eksploit ke 4 (8673.c) &5 (8678.c) untuk kernel 2.6.29-x yang mengeksploitasi celah pada Ptrace_attach tidak akan mempan karena kernel yang saya gunakan adalah 2.6.27 :p

Dan terbukti secara "kiddo style", neo-venom kebal dari ke-5 eksploit root yang beredar. :)

Sunday, April 12, 2009

Tutor lengkap upgrade Gentoo 2007.0 ke rilis terbaru

14 comments
Rilis terakhir gentoo sebenarnya adalah Rilis 2008.0 pada juli tahun lalu, dan ini sekaligus menjadi "starting point" terdekat untuk memulai menggunakan gentoo. Sebagaimana keunikan gentoo yang tidak memiliki versi rilis terpisah (seperti distro lainnya), dalam artian tinggal pilih "starting point" selanjutnya tinggal melakukan update menggunakan gentoo package manager seperti portage yang menjadi default, paludis ataupun pkgcore.

Nah, kisah ini dimulai saat neo-venom gw yang kala itu telah ber-kernel 2.6.29 mengalami masalah, ya yang menurut hasil investigasi gw, masalah kompleks ini yang melibatkan hardisk gw. Detil gejalanya adalah sebagai berikut, setelah mesin gw sukses melakukan booting kernel, maka selanjutnya kernel harusnya akan me-load initramfs, nah saat akan melakukan hal inilah, sang kernel menemukan kebingungan, karena beliau tidak menemukan root block device. Banyak jurus yang sudah gw lakukan, dari mengkopi lengkap kernel, sytem-map dan intiramfs dari suksesnya menjalankan live-cd, melakukan mount manual ke partisi /root, melakukan chrooted dan kompile kernel ulang, melakukan perbaikan filesystem dengan fsck, satu yang tidak berhasil dan merupakan hasil diskusi dengan the_hydra adalah mengkompilasi ulang initramfs :(

Sekarang, mau tau apakah tersangkanya?, tersangkanya adalah file truecrypt yang gw mount ke satu partisi windows (ntfs) yang berjalan sebagai guest di vmware (ber-filesystem ext3) gw yang terletak di sebuah partisi ntfs (yang akan di mount gentoo gw dengan ntfs-3g, otomatis via /etc/fstab) windows xp dual-boot gw, oleh karena satu dan lain hal di suatu waktu gw main matikan saja itu neo-venom. Jadi, bukan maksud hati gw membuat ini terkesan berliku-liku, tetapi begitulah keadaannya :P

Karena keterbatasan jutsu gw, maka gw tidak berhasil untuk menyembuhkannya, gw tidak terlalu mengkuatirkan data-data gw, karena mereka aman di fileserver, di hardisk eksternal gw dan juga di partisi /home, juga gw tidak terlalu khawatir dengan berbagai konfigurasi, toh gw tinggal salin direktori "/etc", "/home", "/usr/portage" dsb, maka beres. Permasalahan sesungguhnya apabila gw menginstall ulang gentoo gw adalah waktu dan effort yang di perlukan untuk mem-build semua paket. Ya sudahlah, emang gw lagi apes dan hati gw sudah kekunci dengan gentoo, jadilah perjalanan panjang ini (1 minggu).

Pertama-tama, gw pilih 2008.0 sebagai permulaan, dan ternyata XFCE sudah menjadi satu-satunya pilihan desktop manager yang disediakan, gw tidak ada permusuhan dengan xfce, tetapi rasanya gnome lebih memenuhi kriteria yang gw butuhkan, jadi gw pilih balik mundur menggunakan cd gentoo 2007.0 yang men-default-kan gnome sebagai desktop manager untuk menjadi permulaan, dan ternyata ini bukanlah pilihan yang terbaik, karena apa? perlu banyak usaha, google, dan jurus-jurus yang di keluarkan untuk menghasilkan gentoo yang seharusnya (rilis terakhir), khususnya untuk arsitektur neo-venom gw. Untuk mempermudah siapapun yang membutuhkan untuk melakukan upgrade dari 2007.0, maka gw bubuhi postingan ini dengan langkah-langkahnya.

Adapun link yang gw temui cukup membantu, tetapi tidak semuanya bisa langsung di aplikasikan adalah:

1. http://blog.jolexa.net/2009/03/25/gentoo-tips-to-upgrade-your-really-old-installation

Dan berikut ini adalah 2 buah link yang berisi kumpulan percobaan gw dengan gentoo,

2. Koleksi postingan tentang gentoo di blog gw
3. Petunjuk troubleshoot gentoo di neo-venom

Ok, here are the Jutsu to Upgrade your Gentoo from 2007.0 to the current release :)
Pertama-tama untuk mempercepat proses build kita nantinya, adalah hal yang wajib untuk terlebih dahulu melakukan optimasi kompilasi, Selanjutnya tinggal melakukan:

#emerge sync

upgrade profile ke 2008.0 dengan,
# eselect profile set (nomer profile 2008.0)

Kemudian build paket portage terbaru dengan,
# emerge portage
dan apabila anda menemukan error yang berkaitan dengan paket python, maka anda harus mem-build python terlebih dahulu, tetapi yang menjadi masalah adalah bahwa untuk mengkompilasi python terbaru anda butuh paket portage terbaru, dan begitu pula sebaliknya (hayoo :(), maka satu-satunya cara adalah membangun python dengan tanpa ketergantungan dengan portage.

#emerge --nodep python
#emerge portage
#emerge lzma-utils bash


Kemudian untuk memperbaiki ss/com_err/e2fsprogs/e2fsprogs-libs blocker, lakukan
#emerge -f e2fsprogs e2fsprogs-libs
#emerge -C ss com_err e2fsprogs
#emerge e2fsprogs
#hash -r

Untuk mengatasi mktemp/coreutils/util-linux blocker, lakukan
#emerge -C mktemp util-linux
#emerge coreutils util-linux
#hash -r


Apabila menemukan error "file collision(s)" (yang akan sering ditemui) maka gunakan opsi IGNORE, sebagai contoh menemukan error tersebut saat akan mem-build e2fsprogs
#COLLISION_IGNORE="/usr" emerge -av e2fsprogs

Kemudian lakukan build ulang system dan world. Untuk memudahkan, berikut skrip sederhana dari hasil googling yang akan melakukan auto resume apabila ada proses emerge yang gagal

#for type in system world ; do
emerge -e ${type}
while [ $? -gt 0 ]; do
emerge --resume -e ${type}
done
done

Tips n trick

1. Gunakan flag USE, untuk (tidak) meng-"include"-kan suatu aplikasi ke aplikasi lain, sebagai contoh:
Apabila ditemui error saat php menjadi default untuk di ikutkan saat membangun gnome, untuk mengatasinya gunakan

#USE=-php emerge gnome atau,
#echo "gnome-base/gnome -php" > /etc/portage/package.use

2. Jalankan "module-rebuild rebuild" selesai melakukan kompilasi kernel
3. Mengeksekusi program "revdep-rebuild"
4. Sebaiknya mem-backup konfigurasi file anda, sepeti xorg.conf, make.conf, dkk :P
Ok, sekarang neo-venom gw telah sembuh seperti sediakala, petunjuk ini untuk mereka yang mau mencoba dan sangat amat disarankan bagi yang memiliki waktu luang :). Terbukti, gw butuh waktu lebih kurang 1 minggu (memanfaatkan sisa waktu kerja, dan aktifitas penting lainnya) untuk membangun ulang gentoo gw untuk menjadi sedikit sama atau mungkin sedikit lebih baik dari sebelumnya.

Mudah-mudahan bermanfaat :)

Gambar adalah properti http://www.nixbasics.com

Monday, March 30, 2009

Gentoo: kernel 2.6.29, intel graphics card, lenovo r60

4 comments
Sejak di keluarkannya kernel rilis 2.6.28 dengan dukungan drm pada kartu grafis, maka sejak itulah oldconfig tidak berdaya lagi, terutama untuk penggunaan jurus kompilasi standar "genkernel --oldconfig all" :), dan sejak itulah setiap rilis kernel 2.6.28 gw cuekin, dikarenakan gw memikirkan "effort" yang nantinya harus gw keluarkan jika gw (seandainya) sudah berkernel 2.6.28 (misalkan, kompilasi ulang vmware-server beserta modul-modulnya, kompilasi module lainnya dengan jurus "module-rebuild")

Adapun Tawaran yang menggiurkan yang di tawarkan kernel 2.6.28 adalah versi stabil dari filesystem ext4, yang karena satu dan lain hal juga belum terlalu menjadi prioritas gw, maka lengkaplah untuk membuat gw semakin cuek dengan kernel 2.6.28 yang di rilis di penghujung tahun lalu sebagai hadiah tahun baru 2009. Sampai akhirnya versi stabil kernel 2.6.29 di publikasikan beberapa hari yang lalu (23 March 2009) dan membuat semangat gw terbersit kembali untuk memperbaharui kernel di neo-venom, apalagi beberapa minggu ini urusan ISMS (ISO 27001:2005) membuat sisi teknikal gw seperti menumpul :lol:.

Kompilasi pertama dengan jurus oldconfig (menggunakan konfigurasi 2.6.27) juga menemui kegagalan saat proses booting, khususnya saat akan meload gdm (memasuki Xorg state; init 5) maka layar akan membeku (freeze) dan satu-satunya cara adalah dengan melakukan hard reset. Setelah hampir 4 kali melakukan kompilasi ulang serta hasil googling sana-sini, maka dibawah adalah konfigurasi untuk kernel 2.6.29 khususnya bagian grafis dan framebuffer terakhir yang berjalan sempurna untuk neo-venom (ibm lenovo r 60, dengan Display controller: Intel Corporation Mobile 945GM/GMS/GME, 943/940GML Express Integrated Graphics Controller (rev 03))

Berikut informasi detil versi Xorg-server dan Xorg driver untuk intel yang gw miliki:
venom ~ # emerge --search xf86-video-intel
Searching...
[ Results for search key : xf86-video-intel ]
[ Applications found : 1 ]

* x11-drivers/xf86-video-intel
Latest version available: 2.6.3-r1
Latest version installed: 2.6.3-r1
Size of files: 771 kB
Homepage: http://xorg.freedesktop.org/
Description: X.Org driver for Intel cards
License: xf86-video-intel

venom ~ # emerge --search Xorg-server
Searching...
[ Results for search key : Xorg-server ]
[ Applications found : 1 ]

* x11-base/xorg-server
Latest version available: 1.5.3-r5
Latest version installed: 1.5.3-r5
Size of files: 5,545 kB
Homepage: http://xorg.freedesktop.org/
Description: X.Org X servers
License: xorg-server MIT

Berikut konfigurasi kernel yang gw gunakan untuk Grafis dan Framebuffer
#
# Graphics support
#
CONFIG_AGP=y
CONFIG_AGP_INTEL=m
CONFIG_DRM=m
CONFIG_DRM_I915=m
CONFIG_DRM_I915_KMS=y

CONFIG_VGASTATE=m
CONFIG_VIDEO_OUTPUT_CONTROL=m
CONFIG_FB=y
CONFIG_FB_BOOT_VESA_SUPPORT=y
CONFIG_FB_CFB_FILLRECT=y
CONFIG_FB_CFB_COPYAREA=y
CONFIG_FB_CFB_IMAGEBLIT=y
CONFIG_FB_MODE_HELPERS=y
CONFIG_FB_TILEBLITTING=y

#
# Frame buffer hardware drivers
#
CONFIG_FB_VGA16=m
CONFIG_FB_VESA=y
CONFIG_BACKLIGHT_LCD_SUPPORT=y
CONFIG_LCD_CLASS_DEVICE=m
CONFIG_LCD_PLATFORM=m
CONFIG_BACKLIGHT_CLASS_DEVICE=y
CONFIG_BACKLIGHT_PROGEAR=m

Satu hal menarik lainnya adalah penggantian bootsplash linux yang sejak dahulu kala menggunakan maskotnya tux, maka untuk dan hanya untuk rilis kali ini diganti dengan tuz yang merupakan maskot konferensi linux 2009 (linux.conf.au), sebagai suatu bentuk dukungan untuk melestarikan tasmanian devil yang sudah hampir punah.

Baiklah, mudah-mudahan informasi diatas bermanfaat.. Enjoy(tm)

Updated: Saat ini akhirnya dengan berat hati dan terpaksa, kernel 2.6.29 gw biarkan menganggur lagi, karena ada sedikit banyak masalah. Saat ini gw dengan berat hati masih menggunakan 2.6.27 (previous kernel yang gw miliki).

Saturday, January 17, 2009

Neo Tarantula Bergaya Devil

9 comments
Akhirnya, secara sempurna gw telah selesai juga masukin ruh baru buat Neo Tarantula, Yup, setelah dua hari yang lalu telah ada keputusan bulat untuk meniupkan FreeBSD ke dalam Cakram Hardisknya, maka seharian ini (sabtu), gw sibuk melakukan konfigurasi dan kustomisasi Neo-Tarantula.

Seperti biasanya, karena gw adalah orang yang gampang lupa (sebut saja pelupa), hehehe, makanya gw membuatkan sebuah catatan singkat mengenai pekerjaan gw kali ini (dan lainnya), bagi yang ingin melihat dan (syukur-syukur) mengikutinya silahkan ke sini ,dan mudah-mudahan bisa diupdate terus sejalan bertambahnya umur neo-tarantula.

Catatan tersebut hanya berlaku setelah proses installasi sukses, artinya untuk bagaimana melakukan installasinya sendiri anda bisa merujuk tutorial resmi yang cukup kondusif dari freebsd disini, dan silahkan siap-siap berkutat dengan permasalahan patrisi dan x-server :) (tetapi, jangan terlalu khawatir dengan hal tersebut, karena gw percaya, anda pasti bisa melaluinya :)).

Gw sengaja memilih KDE sebagai desktop environtment hanya karena pengen nyobain superkaramba , boong ding.. hehe :), menggunakan KDE sudah tidak gw rasakan sejak memutuskan ber-Gnome ria sejak 2004 (tepatnya sejak ber-ubuntu setelah meninggalkan keluarga fedora (RH), yang kemudian dilanjutkan ber-gentoo ria), dan rasanya sedikit kangen ber-kde.

Gw mohon maaf apabila bagi sebagian orang, postingan ini sangat amat Basi, tetap mohon di maklumi, karena "suer", ini kali pertama gw install langsung di laptop (bukan vmware, dengan dukungan maksimal Xterm :P).

Tidak ada hal yang begitu spesial, sejak gw merasakan kenyamanan baik dari proses installasi OS sampai proses porting dan installasi aplikasi yang nyaris sama dengan Gentoo (karena memang gentoo-portage lahir setelah Bapaknya gentoo daniel robins merasakan port di freebsd), well jika boleh berpendapat, gw cukup terkesan dengan cara Freebsd menampilkan USE flag (ncurses bow) untuk memudahkan pemilihan oleh user, tetapi gw lebih suka cara gentoo memanage skrip kompilasi dan dependensi dengan "emerge"-nya.

Pokoknya, sekarang waktunya neo-tarantula bergaya Devil dengan portingnya, dan biarkan neo-venom tetap ber-emerge ria dengan gaya pinguin tercepat.

Friday, July 17, 2009

Bug lucu pada ebuild ruby-gnomecanvas2

3 comments
Sebenarnya ini termasuk bug lucu, cuma karena versi paket yang dibutuhkan itu sebenarnya belum tersedia di portage tree, ntah para developer ruby yang mungkin kurang kordinasi atau komunikasi saat merilis paket terbaru, jadinya salah satu ebuild main tunjuk aja ke paket yang belum ada di portage tree.

Bug ini gw temui hari ini dan juga saat gw periksa ternyata sudah di daftarkan di bugs.gentoo.org (gw emang selalu telat kalo mo daftarin bug :P) dengan nomer bug 278061 pada hari ini dan belum ada respon dari pengembang ruby-gnomecanvas2.


Hal ini gw temui saat akan seperti biasa gw mengupdate "world" di neo-venom gw yang ber-OS gentoo,
venom ~ # emerge -upv world

These are the packages that would be merged, in order:

Calculating dependencies... done!

emerge: there are no ebuilds to satisfy ">=dev-ruby/ruby-libart2-0.19.0".
(dependency required by "dev-ruby/ruby-gnomecanvas2-0.19.0" [ebuild])
(dependency required by "dev-ruby/ruby-gnome2-0.19.0" [ebuild])
(dependency required by "dev-ruby/ruby-libglade2-0.19.0" [ebuild])
(dependency required by "world" [argument])


* IMPORTANT: 1 news items need reading for repository 'gentoo'.
* Use eselect news to read news items.
Yup, sedikit kaget juga dengan error seperti ini, karena lucu sahaja, akhirnya gw coba cek itu versi libart2 gw, sapa tau ga up-to-date.
venom ruby-gnomecanvas2 # emerge --search libart2
Searching...
[ Results for search key : libart2 ]
[ Applications found : 1 ]

* dev-ruby/ruby-libart2
Latest version available: 0.16.0
Latest version installed: 0.16.0
Size of files: 1,180 kB
Homepage: http://ruby-gnome2.sourceforge.jp/
Description: Ruby Libart2 bindings
License: Ruby
gak ada yang salah ,versi yang terinstall == versi yang tersedia, akhirnya gw cek aja langsung ebuild dari paket yang komplain, e.g ruby-gnomecanvas2-0.19.0
---- ruby-gnomecanvas2-0.19.0.ebuild ---

RDEPEND="${RDEPEND}
>=gnome-base/libgnomecanvas-2.2
>=dev-ruby/ruby-gtk2-${PV}
>=dev-ruby/ruby-libart2-${PV}"

----
Ya, betul, terdapat dependensi ke libart2(-0.19.0), akhirnya gw search ke bugs.gentoo.org dan menemukan submit untuk bug tersebut, dan jadilah gw memutuskan untuk me"masking" dahulu upgrade ruby-gnomecanvas2 dkk yang terlibat skandal rikues paket yang belum ada :lol:, dibandingkan gw melakukan patch ebuildnya, karena toh apabila beneran tuh paket di rilis, gw tinggal buka maskingnya ..
venom ruby-gnomecanvas2 # cat /etc/portage/package.mask
#paket dodol yang ngerikues paket tuk libart2-0.19.0
>=dev-ruby/ruby-libglade2-0.19.0
>=dev-ruby/ruby-gnome2-0.19.0
>=dev-ruby/ruby-gnomecanvas2-0.19.0
dan jadilah gw ngupdate "world" gw... funny bug f0r t0dayz ..anyway

Thursday, January 10, 2008

My Gentoo trouble shoot log files

0 comments
Today, ive upload my "not-precious" log files (which i promise in my other post), this log stay with me in order to remind me and my "old" brain about the configuration that ive made with gentoo and my neo-venom (ibm thinkpad lenovo R60) till everthings i need is working.

Some of this log files entry also a summary from "google search" result, but not everything that u`ve found at google always works, Tweak should apply.The language also scramble between English and Indonesia, well i admit it still a big mess on it :)

For gentoo users, u should go to http://gentoo-wiki.com.
And For u out there and need my log, take it here, ill update it regurarly (Hope so)

Cheers.

Thursday, November 13, 2008

Gentoo: Pembuat Patch Kesiangan

3 comments
Akhirnya ada juga kejadian lucu terkait gentoo (biasanya kan selalu serius), tepatnya hari ini sebelum memulai jam kantor, sempet-sempetnya aku mengupgrade gentoo di neo-venom dengan koneksi 3G ala kadarnya.

(emerge --sync ; emerge -uf world; emerge upv world),

di saat proses kompilasi wine terbaru (wine-1.1.8) gagal, dan menampilkan pesan error seperti berikut:


parser.y:320: error: expected ';' before '}' token
make[2]: *** [parser.tab.o] Error 1
make[2]: Leaving directory
`/var/tmp/portage/app-emulation/wine-1.1.8/work/wine-1.1.8/dlls/jscript'
make[1]: *** [jscript] Error 2
make[1]: Leaving directory
`/var/tmp/portage/app-emulation/wine-1.1.8/work/wine-1.1.8/dlls'
make: *** [dlls] Error 2
*
* ERROR: app-emulation/wine-1.1.8 failed.

maka dengan bergegas  aku segera membuat patch-nya, toh ini cuma keteledoran programmer saja (kurang ";" pada skrip) serta tidak memakan waktu untuk membuatkan patchnya (kecuali menunggu proses kompilasi wine yang memakan waktu relatif lama, untuk konfirmasi pacth), setelah terbukti bekerja maka dengan semangat 45, serta tanpa menghiraukan jam kerja yang sudah tiba (diatas jam 9 WIB), aku kemudian memposting bug berklasifikasi rendah ini beserta patch-nya ke bugs.gentoo.org disertai keyakinan bahwa belum ada yang memposting bug ini (hasil searching wine-1.1.8).

Alhasil beberapa menit berselang, sebuah email masuk dari bugzilla-daemon yang memberitakan bahwa bug yang aku laporkan itu duplicate bug , yang artinya bug ini telah dilaporkan terlebih dahulu oleh individu lainnya bebarapa saat/hari sebelumnya. Hal ini akan relatif sering terjadi dengan metoda "portage" pada gentoo serta kebebasan bereksplorasi dengan skrip dan pemaketan, akan membuat bug lebih cepat di temukan dan diperbaiki.

Dan jadilah hari ini aku sebagai sang "Pembuat patch kesiangan". :lol:

Thursday, May 28, 2009

Sinkronisasi itouch di Gentoo, Rhythmbox dan GTKpod

0 comments
Mungkin sudah agak lama keinginan gw untuk dapat mensikronisasikan ex1a gw dengan neo-venom gw, terutama untuk urusan maintain lagu, sekaligus maintain photos dsb, untuk urusan kalender dan email langsung gw serahkan ke aplikasi resmi dari ipod touch sendiri untuk berhubungan dengan gmail :).

Berikut adalah kurang lebih cara untuk melakukannya, Langkah pertama dan harus dilakukan adalah melakukan Jailbreak terhadap itouch/iphone milik anda terlebih dahulu, karena jika tidak, gw mohon ga usah diteruskan membaca ini :), Kemudian, di itouch/iphone anda perlu untuk di install applikasi sbb:

- BSD Subsystem
- OpenSSH
- mobile terminal

Selanjutnya, pastikan bahwa kernel di komputer yang dimiliki mendukung FUSE, silahkan periksa file konfigurasi kernel anda,

cat /usr/src/linux/.config | grep CONFIG_FUSE
CONFIG_FUSE_FS=y

Apabila belum?, silahkan kompile ulang kernel anda, dan pastikan fuse terinstall dan di load oleh kernel. Selanjutnya anda harus melakukan instalasi sshfs-fuse, yaitu Fuse-filesystem yang memanfaatkan layanan SFTP/SSH services (layanan ini sangat bermanfaat buat pengguna sftp/scp),

emerge sshfs-fuse

Kemudian, konfigurasikan ssh dengan dukungan tanpa password, anda dapat memanfaatkan dukungan otentikasi RSA. Lalu, anda bisa secara manual melakukan mounting dan unmounting, serta mengkonfigurasikan secara manual folder hasil mount anda yang akan dibutuhkan oleh aplikasi rhytmbox/gtkpod untuk dapat melakukan mounting itouch/iphone anda nantinya,
mounting manual dapat dilakukan dengan perintah
ammar@lenovo9 / $sshfs root@ipod:/var/root/Media /media/ipod

dan unmounting dengan
ammar@lenovo9 / $fusermount -u /media/ipod

Atau anda dapat menggunakan script dari ipod-convenience, tetapi dengan catatan anda merubah terlebih dahulu scriptnya, karena anda akan mendapatkan error "Please add yourself to the fuse group, logout/in and try again.", hal ini disebabkan pada Gentoo (tidak tau pada versi unix/linux lainnya) tidaklah dialokasikan specific user/group untuk fuse (apabila anda melakukan instalasi via portage, lain cerita jika anda mengkompilasi sendiri), sehingga anda perlu memodifikasi script tersebut agar tidak melakukan pemeriksaan saat di eksekusi.

Remark/Delete baris ke 44 sampai 48 pada file/script "ipod-touch-mount & ipod-touch-umount" yang berisi "perintah memeriksa user di grup FUSE" yang tidak berlaku pada Gentoo, menjadi

#Make sure we are in the fuse group
#if ! groups | grep fuse 2>&1 > /dev/null; then
# echo "Please add yourself to the fuse group, logout/in and try again."
# exit 4
#fi

Selanjutnya, anda cuma perlu mengkonfigurasikan file "ipod-convenience (ikuti readme)" dan untuk memudahkan proses mounting anda dapat membuatkan alias untuk device anda (device ex1a gw diberi alias ipod)
ammar@lenovo9 / $ cat /etc/default/ipod-convenience
# iPod Convenience Settings

#This is the area that you will be using
#To mount your iPod or iPhone at
MOUNTPOINT=/media/ipod

#This is the ip address that your iPod or
#iPhone has on your network. It is highly
#recommended that you use DNS or a static
#address
IPADDRESS=ipod

ammar@lenovo9 / $ cat /etc/hosts | grep ipod
192.168.16.113 ipod
ammar@lenovo9 / $

Aplikasi di gentoo yang gw gunakan untuk melakukan manajemen ipod gw adalah RhythmBox dan GTKpod. Adapun untuk aplikasi gtkpod sendiri anda disarankan untuk menggunakan versi gtkpod 0.99.12 atau yang terbaru (gw menggunakan versi 0.99.14), dengan libgpod versi 0.7.2.

Selanjutnya silahkan melakukan add ipod repository di gtkpod anda, dan open folder di Rhythmbox (apabila tidak muncul secara otomatis). Sedikit tips apabila terjadi kegagalan karena DBversion bisa dilihat di sini, meskipun tidak gw temui dan gw berhasil tanpa merubah/menurunkan DBversion di ex1a gw. Beberapa bacaan bagus bisa di lihat disini dan disana.

Oke, selamat menikmati sinkronisasi itouch/iphone anda di GNU/linux dan semoga artikel singkat ini dapat bermanfaat.

Tuesday, October 09, 2007

Gentoo series: Burn my brain

4 comments
Sudah hampir 3 tahun gw dah ga kompile-kompile kernel lagi, dan hampir 3 tahun juga tidak mengetikkan #modprobe untuk "ncomblangin" hardware sama kernel, eh kemarin dan seperti hari-hari sebelumnya di minggu ini. Gw kembali merasakan "keindahan" bereksplorasi dengan device. Saking lama n saking begonya gw, kemarin gw bikin kacau kernel gw :), Senang rasanya menemukan permasalahan yang sudah lama tidak gw temui. Hal ini bagi sebagian orang mungkin menjadi sangat tidak menarik, menyulitkan dan men-cap linux tidak user friendly de es be.

Kenapa kernel gw bisa jadi korup, hal ini terjadi saat gw berusaha mengintsall ulang driver wireless gw (dalam hal ini intel PRO/Wireless 2200BG), gw akan melakukan patching terhadap driver tersebut agar bisa di gunakan untuk "inject" paket (aircrack-ng), karena satu dan lain hal gw salah remove module-module yang harus di remove terlebih dahulu (entah kala itu pikiran gw lagi jalan-jalan kemana :P)

Ow yeah, cara mudah yang gw lakukan (setelah berkali-kali kompile kernel tidak berhasil dan salahnya gw karena tidak membackup .config files dan main timpa aja :), gw juga sudah coba genkernel (satu aplikasi/skrip yang membuat kita tidak perlu mengetikkan satu-persatu baris perintah untuk kompile kernel)), dan mungkin bisa menjadi satu cara terbaik (khususnya buat gw) adalah dengan mem-booting ulang laptop (venom) dengan cd installer/live CD , lalu kernel, initramfs, dan system.map gw kopi aja setelah gw mount partisi linux gw, simple kan :P, tapi itu setelah 1 hari lebih baru kepikiran :P. Meskipun akhirnya gw harus kembali meload driver baru seperti ntfs-3g, hsfmodem, fuse, ivman dsb.

Btw, gw tidak belum berhasil menginstall Gentoo di neo-tarantula (Toshiba Satellite L30 1000N) :(, permasalahan pertama saat menggunakan liveCd/installer adalah Xwindow tidak berfungsi a.k.a kartu grapis gw yang di kenali sebagai ati radeon tetapi tidak berhasil di load drivernya membuat Gentoo tidak dapat masuk xwindows, akhirnya cara lama dan hampir sama adalah mengedit /etc/X11/xorg.conf dan merubahnya ke "Vesa", cara termudah dan lebih mungkin berhasil adalah anda bisa menggunakan #xorgcfg dan save file konfigurasinya, lalu masuklah ke Xwindows. Semua lancar sampai disini dan ingat installer ada di home user Gentoo (jadi jangan cari-cari di Desktopnya root :P)

Proses installasi berjalan lancar dan yang terjadi dan sudah gw duga adalah permasalahan Xwindow, maka gw copy saja file konfigurasi liveCd tersebut dengan harapan akan berlaku sama. Dan tetap saja bermasalah meskipun tanpa Xwindow (gw bahkan sempat mengkopi kernel dari liveCD di samping melakukan kompilasi sendiri saat instalasi), dokumentasi di internet masih belum membantu, dan terpaksa neo-tarantula hanya bersistem operasikan XP home edition & feisty fawn (ubuntu 6.10 upgraded to 7.04), mungkin akan di coba nanti pas liburan untuk melakukan installasi gentoo kembali :), ada yang bisa membantu ? or berdiskusi?

Senang rasanya bisa "mencintai" linux apa-adanya :P.. hahahaha ....